Sekarang mari kita mengguncangkan keyakinan mengenai pengkambinghitaman suatu agama (tepatnya Agama Islam ---- penerjemah) dalam peristiwa 9-11. Bulan Februari 2000 dinas rahasia India menahan 11 orang anggota yang mereka sebut sebagai konspirasi pembajakan Al Qaeda. Kemudian terungkap bahwa 11 ‘’pendakwah Muslim ‘’ini adalah Warga negara Israel!
Mingguan terkemuka India, The Week melaporkan : ‘’Bulan Januari 12 orang agen rahasia India di Calcutta menahan 11 orang berkebangsaan luar negeri untuk diintrogasi sebelum mereka menaiki pesawat menuju Dhaka dalam penerbangan Bangladesh Biman. Mereka ditahan setelah dicurigai sebagai pembajak. ‘’Namun kami menyadari bahwa mereka para tabligh (pendakwah Islam), jadi kami melepas mereka, seorang agen intelejen berkata :
Sebelas orang memiliki passport Israel tetapi meyakinkan kami bahwa mereka berkebangsaan Afghanistan yang meghabiskan sebagian hidupnya di Iran…Petugas intelejen India juga terkejut akan profil kebangsaan sebelas orang tersebut. ‘’Mereka berkata telah ber-tabligh (berdakwah Islam ) di India selama dua bulan. Namun mereka berkebangsaan Israel yang tinggal di Tepi Barat,’’ ujar seorang petugas Pusat Intelejen
Ia mengklaim bahwa Tel Aviv mempertimbangkan penggunaan tekanan kepada Delhi untuk menjamin keamanan pelepasan mereka. ‘’Terbukti bahwa mereka bekerja untuk organisasi rahasia di Israel dan sedang berada dalam misi di Bangladesh,’’ujar petugas’’ (72) (tekanan ditambahkan)
Apa maksud 11 orang Israel yang mencoba memfitnah orang-orang Al Qaeda? Infiltrasi?…mungkin. Pengkambinghitaman?…sepertinya begitu. Namun preseden terpenting adalah untuk memahami hal ini : Agen-agen Israel telah tertangkap secara meyakinkan memfitnah, berlaku seolah sebagai pembajak Muslim!
No comments:
Post a Comment